Olá! Seja bem-vindo ao meu blog!

Aqui você dá as boas vindas aos seus leitores, fala sobre você e seu blog, contato:

E aqui você deixa os links de suas redes sociais, com ícones de sua preferência:

Menu

Faça um tour pelo blog ;3

Jangan Tinggalkan Aku



 Credit: wanovie.com

angin berhembus lembut, tapi itu cukup untuk membuat rambutku yang tergerai lurus berterbangan bagai layang-layang. beberapa lama kemudian angin masih bertiup dan kempali menerpa bagian samping wajahku. walau waktu telah lama berlalu, aku masih diam dan menunduk. karena aku tau lelaki yang duduk disebelahku sedang memperhatikanku. kami berdua tengah duduk disebuah balai-balai ditengah sawah, dengan beratapkan rumbia. terik matahari seakan tak terasa karena rasa sejuk yang tak berujung. tapi semua itu tetap tak mengubah rasa sedih dihatiku, rasa sedih yang akhir-akhir ini terus menyiksa batinku.

kupandangi lelaki tampan yang berada disampingku, seulas senyum mewarnai wajahnya yang sedari tadi nampak murung karena tingkahku. aku kembali menunduk, tak kuasa menatap kedua matanya yang tajam. mataku mulai berkaca-kaca daan meneteskan butiran-butiran bening, aku tak kuasa lagi membendung air mataku. angin kembali berhembus, rupanya sang bayu ingin menemani dan menghiburku. lelaki tampan disampingku yang sedari tadi terdiam, mulai membuka suaranya, "Kenapa? Apa yang membuatmu risau?" aku menggeleng perlahan. "Katakanlah sayang, agar aku mengerti apa yang kau rasakan saat ini."

kemudian lelaki itu menggenggam tanganku dan menciumnya dengan perlahan-lahan. aku mulai membuka suara, walau masih sangat canggung, "apa kau bisa kupercaya?" Lelaki itu nampak bingung dengan pertanyanku, tapi tetap dijawabnya. "Tentu saja, kenapa kau bertanya seperti itu?" aku kembali menundukkan kepala, haruskah kukatakan apa yang sedang berkecamuk didalam hatiku ini?

kuhembuskan nafas dan kubulatkan tekat untuk mengatakan apa yang berkecamuk dalam hatiku. "Kau akan meninggalkan aku kan?" aku mengatakan itu sambil memandang kedua matanya. "Meninggalkanmu? Apa maksudmu?" Lelaki itu mempererat genggamannya, dan menatapku bingung. "apa maksudmu sayang? kenapa kau berfikir seperti itu?"

aku ingin sekali berteriak dihadapannya, memakinya karena telah membuatku sangat mencintainya, tapi aku tak bisa. "Kau akan pergi meninggalkan aku, lalu apa kau bisa menjaga cinta ini?" sepertinya dia mendapat titik cerah. lelaki itu membelai rambut panjangku dan mencium keningku. "Rupanya itu yang membuatmu risau sayang" Lelaki itu menyunggingkan senyum, kemudian memelukku. sang bayu datang, menghantam wajahku dan menerbangkan rambutku, lelaki itu tetap memelukku.

sambil memelukku, lelaki itu berkata "Aku berjanji, aku tak akan pernah meninggalkanmu". Air mataku meleleh, lelaki itu mempererat pelukannya. "Maukah kau juga berjanji?" sambil melepas pelukannya lelaki itu menyodorkan jari kelingkingnya, aku mengaitkan jari kelingkingku pada jarinya seraya berkata "aku berjanji". angin dan langit menjadi saksi akan janji kami. Tuhan, semoga kau menciptakannya hanya untuk diriku.

~SELESAI~

No comments:

Post a Comment

CORETAN DAIRY OPHIEee.. Copyright 2013. Editado por: Roberta. Créditos dos recursos utilizados em: Reino Kawaii.
up