Olá! Seja bem-vindo ao meu blog!

Aqui você dá as boas vindas aos seus leitores, fala sobre você e seu blog, contato:

E aqui você deixa os links de suas redes sociais, com ícones de sua preferência:

Menu

Faça um tour pelo blog ;3

Cinta Pertamaku



“kamu adalah cinta pertamaku, 
tidak pernah kukira kamu akan hilang dari sisiku.”

“Pagi cinta....”
“pagi sher.”
“selamat ya..”
“selamat untuk apa nih?” tanyaku ngak ngerti
“begini lo, denger-denger cerpen terbaru kamu udah diterbitkan”
“i.. iya begitulah” jawabku agak sedikit malu..
“ah! Itu dia orangnya” teriak seoarang teman dikelasku yang sedang menatap diluar jendela. Kami berduapun langsung mengarahkan pandangan kami kesumber suara itu.
“apa? Murid pindahan ya?” tanyaku pada sherli
“iya, kayaknya sih gitu...”
Sherli berdiri dari tempat duduknya dan langsung bergabung dengan teman-teman yang sedang memandangi siswa pindahan itu dari jendela. 
“eh! Curang aku juga mau liat!” aku pun mengikut dibelakang sherli untuk melihat siswa pidahan yang katanya ganteng mirip randy pangalila artis idola para remaja saat ini. Aku begitu syock ketika aku melihat siswa pindahan itu adalah RIAN cinta pertamaku yang ingin sekali kulupakan malah muncul dihadapanku.
Treeng... treeeeng....” (bunyi bell tanda pelajaran dimulai) semua murid kembali ketempat duduknya masing-masing.
“selamat pagi anak-anak..” salam pak guntur ketika masuk dikelas bersama Rian
“pagi pak...” jawab kami hampir berbarengan
“ok, anak-anak kali ini kita dapat teman baru namanya Rian Riansya Saputra, dia pindahan dari sma satu bandung.”
“nah! Nak, rian tempat duduk mu dibelakang Chintami”.
“eh! Kenapa?! Dia harus duduk dibelakangku, ja..jahat pak guru tega banget.” Hardikku dalam hati sambil menutupi mukaku berharap rian tidak melihatku namun sayangnya sebelum aku menutup wajahku dia sudah menatapku dengan pandangan yang amat tajam.
“nah! Silakan duduk nak rian” kata pak guru mempersilahkan rian untuk duduk. Waktu berlalu begitu cepat tak terasa bel tanda istrahatpun tiba. Tadi Sebelum pak guntur keluar dari ruangan telah berpesan kalau aku haru mengajak rian keliling sekolah. Sebenarnya aku ngak maw tapi apa boleh buat yang minta ini kan pak guntur guru paling killer menurutku.
“aduh!! Apa yang harus aku lakukan.” Aku menunduk sambil memikirkan apa kata yang tepat buat mengawali pembicaraanku dengan rian. “oke, rian adalah masa laluku jadi aku harus bersikap biasa-biasa saja” aku menyemangati diri sendiri. Aku membalikan badanku kehadapannya mencoba untuk bersikap biasa meski agak begitu janggung sebenarnya. “hmmm..  anu?! Rian.” Kataku agak sedikit keras. Aku mencoba Tersenyum “ lama tak bertemu, aku kaget kamu pindah lagi kesini” sok biasa
“yuk, aku tunjukan ruangan yang ada disekolah ini”
“eh, santi”.
“kenapa Rian.”
“ kamu sibuk ngak? Antar aku liat isi sekolah dong.”
“hah? Oke, nggak masalah”.
Rian berdiri dari tempat duduknya kemudian langsung menggandeng santi dan berjalan menuju pintu keluar.
“eh! Tung.. tunggu..” aku mencoba mencegat mereka. Rian membalikan badannya
“aku minta diajak sama dia, chinta”.
“hah!! Apa apaan dia itu.. padahal aku sudah mengumpulkan keberanianku untuk menyapanya. Tapi, tatapan dan kata-katanya dingin. Aku bagaikan orang asing baginya. Padahal diakan cinta pertamaku.
Sedih... semua diangkap tidak pernah terjadi.”
“aahh..!! sebeeel... aku ngak suka ada dia, tapi teringat kembali kenangan dulu”. Chinta kembali teringat kenganan bersama dengan rian waktu smp dulu...

[continuee...]

Memang sungguh sulit untuk kita melupakan orang yang kita sayang apalagi dia cinta pertama kita...




No comments:

Post a Comment

CORETAN DAIRY OPHIEee.. Copyright 2013. Editado por: Roberta. Créditos dos recursos utilizados em: Reino Kawaii.
up