Olá! Seja bem-vindo ao meu blog!

Aqui você dá as boas vindas aos seus leitores, fala sobre você e seu blog, contato:

E aqui você deixa os links de suas redes sociais, com ícones de sua preferência:

Menu

Faça um tour pelo blog ;3

YOU LOVE ME? PART II


Assalamualaikum..
 teman-teman Kali ini Ophie memposting kelanjutan dari Cerpen Buatan Ophie Sebelumnya yang Berjudul You Love Me? 
meskipun banyak kekurangan namun aku senang membuatnya,, semoga temen-teman dapat menyukainya juga, tolong berikan saran ataw kritikan agar aku dapat membuat cerpen yang lebih baik dari cerpen ini..  sekian dan terimakasih ^_^ nah sikahkan baca cerpennya.. !!


You Love Me Part II
(Terjebak)


‘Ujian Semester tinggal empat Minggu Lagi, aku yang sangat ingin mengalahkan Rian diujian berikutnya meningkatkan Kegiatan Belajar. 

“Kak, bantuin aku ngerjain PR Fisika donk.” 

“......”

Nurul Semakin Kesal Dengan ku yang tak gubris perkataannya 

“Kaak, Bantuin nurul doonk.” Nada suara nurul sedikit meninggih 

Aku yang begitu sibuk mengejakan soal Latihan Jadi Terganggu

“maaf ya dek, kaka lagi sibuk belajar untuk Ujian Semester depan. Minta bantuan kak aco aja sana.”

Ucap ku sambil terus kembali mengerjakan Soal Latihan Persamaan Linear. Nurul yang begitu kesal lalu Keluar Dari Kamarku dengan Membanting Pintu. Membuatku begitu terkejut dan jadi tak bisa berkonsentrasi Belajar Lagi. Aku kemudian Menarik Nafas Panjang kemudian menghembuskannya perlahan-lahan “Huuuuuuft.” Kamudian aku sejenak Merebahkan tubuhku diatas kasur, selang beberapa Menit Kemudian aku bangkit lagi dan melanjutkan pembelajaranku.

Keesokan Harinya

“Pagi, Nov.”

“Pagi, Ani.” Aku menjawab dengan nada lesu

“Loh, Kok Muka Mu kenapa Kayak Anak Panda yang baru bangun?” tanya ani begitu penasaran.

“Aku tadi malam lagi begadang ngerjain soal latihan buat ngalahin si Rian”

“Rian.. Lagi. Rian.. Lagi. “

“Emangnya Knp?”

“loh Tuch, Ndak Mungkin Nyaingin Kepintarannya, karena dia Memang sudah di takdirkan Untuk terlahir dengan IQ 230.” 

“Loh, Kok. Kamu Malah Dukung si kutu kupret itu(Rian).” Ujar Ku Kesal

“Siapa Yang Si kutu Kupret?”

Kami Pun Spontan Terkejut Mendengar nada suara yang tak asing itu, kemudian perlahan-lahan membalikkan kepala kami keara Suara Tersebut. Tampak Duduk laki-laki berambut cepak Berseragam Putih abu-abu tinggi 170 berat Badan 65-70 dia adalah rian. Si Cowok yang sedang taruhan denganku. 

“ Bukan Urusanmu” jawabku judes

“bagaimana bisa kamu mengalahkanku, kalau kau kayak gini masih pagi-pagi sudah menggosipin orang.” Ucap Rian Sombong dan begitu percaya diri seperti biasanya

“Liat aja nanti aku bakal ngalahin kamu..” ucapku begitu kesal dengan nada suara yang agak meninggi.

“hahaha, lagi dateng bulan ya. Pagi-pagi udah marah-marah.” Goda Rian 

Aku yang begitu dengar langsung bangkit lalu mencoba menyerang rian dengan satu pukulan dengan tinju kecilku “enak aja, dasar cowok Narsi.” Sayangnya rian begitu cepat mengelak serangan dariku dan kemudian tersenyum mengejek “hahaha.. haha..” sementara ani mencoba mencegahku untuk memukulnya lagi. 

“TEEEng..”

Bunyi Tanda Masuk Pelajaran pertama telah tiba hingga membuatku tak dapat melanjutkan aksiku untuk memberi pelajaran rian. Kemudian aku dant ani kembali ketempat duduk masing-masing.

Bel istrahat pun usai.. 

Aku yang sangat ingin mengalahkan rian kemudian segera pergi keperpustakaan untuk belajar. “Sorry ya, ani. Aku ndak bisa temani kamu makan siang. “ 

“Its, OK.”

Aku pun segera pergi keperpustakaan. Dalam Perjalanan keperpustakaan tiba-tiba aku melihat Rian disudut belakang ruang Lab II Bersama Seorang Cewek Yang kelihatan imut dan Belum Pernah Kuliat sebelumnya disekolah. Aku yang begitu kepo kemudian diam-diam menguping dan mengintip pembicaraan mereka. “HAAH!” Betapa Kagetnya aku ketika tiba-tiba melihat cewek itu langsung memeluk Rian.

“kriiiiing..” tiba-tiba HP ku berbunyi membuatku terkejut setengah mampus takut ketahuan, Rian yang mendengar bunyi itu, kemudian mulai curiga dan mencari ara suara tadi. Dant aku segera berlari pergi dari tempat itu lalu menuju Perpus. Aku yang ngos-ngosan membuat salah satu teman sekelasku yang juga sedang berada di perpustakan bertanya

“ Kenapa Kau Nov? Kayak sedang di kejar hantu aja..”

“ ngak kok, Yu. Cuma Lagi pengen nurunin lemak aja. Hahaha” ucapku beri alasan yang kayaknya ndak masuk akal..

Ayu pun tersenyum “ OW, gitu. Aku Kekelas Duluan ya. “

“Ow.. OK..” J

“eh, aku hampir lupa ngasih taw kamu, ibu fitri hari ini ngak jadi masuk. Karena anaknya masuk Rs.”

“Ow Gitu, Thanks Ya Ayu.”

Asyiik.. Karena hari ini Bu Fitri Ngak jadi Masuk aku bisa Lama Diperpustakaan ini Untuk belajar. Karena tak maw diganggu, saat belajar aku memilih tempat yang agak stategis menurutku agar bisa nyaman belajar. Lalu aku dapatkan sebuah meja dan kursi dibagian pojok Rak Buku Sastra yang menjadi Pilihanku. Begitu banyak pelajaran yang aku pelajari dan karena begitu Capek serta kurang tidur aku Mencoba Istrahat Sejenak. Beberapa Jam Kemudian. Aku Terbangun Mendengar Suara Adzan Sholat. Aku melirik jam yang melingkar ditanganku sudah menunjukan Pukul: 6.15 wita Kemudian aku langsung bergegas membereskan Barang-barangku dan Tak sengaja Menjatuhkan Beberapa barang yang menurutku itu bukan Milikku. Saking penasarannya aku langsung membuka buku tersebut, betapa terkejutnya aku melihat apa yang ada dalam buku itu. 

“ Astagaaaa..!” 

“Ini Foto Saat Aku Tidur Tadi.” Aku begitu penasaran siapa oarang yang begitu iseng memfotoku saat tidur. Bahaya ini kalau sampai tersebar keteman-teman bakalan jadi Top News. Aku kemudian menyimpannya didalam tasku. Aku langsung mencari beberapa petunjuk dalam buku tersebut namun yang ku temukan hanya sebuah Huruf Yang berinisial RN.. karena hari mulai Gelap aku langsung secepatnya bergegas pergi, namun apa yang aku dapati. Pintu keluar perpustakaan terkunci, dan Hari pun berangsur-angsur mulai menampakan warna Hitam di Langit dan membuatku sangat kwatir. Aku mencoba meminta bantuan lalu mengambil HP yang ada di tasku. Namun ternyata Hpku Lobet dan aku jug Lupa Untuk membawa Cas.. aku begitu bingung, aku segera mencari berbagai cara agar bisa keluar dari Perpustakaan ini.. Jam sudah Menunjukkan Pukul: 7.00 wita. Aku mulai Putus asa karena tak ada satu orangpun yang mendengarkan aku didalam sini. Tiba-tiba suara aneh membuatku semakin menjadi memikirkan sesuatu yang gaib.. 

“Ya allah, Bantulah Aku..”

Aku sudah Mulai Terduduk Lemas disudut dekat pintu Keluar Perpustakaan..

Sekian Dulu Untuk Cerpenku Kali ini.. nantikan kelanjutan ceritanya Mampukah Novi Keluar dari permasalahanya..

You Love Me ? Part III
(Terimah Kasih)


No comments:

Post a Comment

CORETAN DAIRY OPHIEee.. Copyright 2013. Editado por: Roberta. Créditos dos recursos utilizados em: Reino Kawaii.
up